Minggu, 10 April 2011

Software Engineering For Knowledge Society

Software Engineering merupakan sebuah disiplin ilmu yang bisa dikatakan baru, sehingga walaupun hasilnya yaitu software telah banyak digunakan dalam sistem, konsep, prinsip dan metodologi yang dikembangkan saat ini, akan tetapi istilah software engineering belum terdefinisikan dengan baik sehingga disepakati dan dimengerti secara bersama. Kekurangan tersebut seringkali membuat kebingungan sehingga menimbulkan beberapa masalah serius pada tahap evaluasi, akuisisi dan penggunaan perangkat lunak dalam kerangka software engineering. Kebingunan juga terjadi pada kebutuhan level kompetensi dalam software engineering. Hal tersebut bisa terjadi dengan munculnya inisiatif-inisiatif yang mengindikasikan adanya level dalam software engineering seperti berikut;

  • Berbagai universitas yang mengadakan program software engineering.
  • Adanya lembaga yang bertanggungjawab terhadap akreditasi program software engineering di Amerika,
  • Kriteria akreditasi program software engineering yang dikeluarkan oleh The Canadian Information Processing Society.
  • Software Engineering Institute’s Capability Maturity Model for Software (SW CMM) dan Capability Maturity Model Integration yang digunakan untuk melakukan penilaian kemampuan organisasi dalam pengembangan perangkat lunak (software engineering).
  • Adanya sertifikasi profesional software engineer oleh The Texas Board of Professional Engineers,
  • Dan beberapa inisiatif lain.

Adanya beberapa inisiatif tersebut dapat dianggap sebagai asumsi awal bahwa perlu adanya Body of Knowledge yang dibuat oleh para praktisi software engineering. Body of Knowledge tersebut kalau dalam management proyek kemudian dikenal istilah Project Management Body Of Knowledge atau yang disingkat dengan PMBOK, maka dalam software engineering dikenal juga istilah yang identik yaitu Software Engineering Body Of Knowledge atau SWEBOK. Tujuan dibuatnya Software Engineering Body of Knowledge adalah untuk mengorganisir dan mengkatalogisasi knowledge dalam software engineering secara sistematis, singkat dan deskripsi yang lengkap tentang software engineering itu sendiri. SWEBOK sendiri lebih menitik beratkan pada beberapa tema dalam software engineering seperti berikut;

  1. Mengenalkan sebuah pandangan atau paradigma yang konsisten dalam pengembangan perangkat lunak (software engineering).
  2. Mengklarifikasi serta memperjelas tempat dan ruang lingkup software engineering dengan ilmu-ilmu lain seperti computer science, project management, computer engineering dan matematika.
  3. Memberikan karakteristik kandungan knowlegde dalam software engineering.
  4. Menyediakan akses secara “topical” pada SWEBOK.
  5. Memberikan dasar untuk pengembangan kurikulum dan sertifikasi software engineering.
Isi SWEBOK

Pada edisi 2004, panduan SWEBOK menentukan sepuluh bidang pengetahuan (KAS) dalam bidang rekayasa perangkat lunak :
 Persyaratan Perangkat Lunak
 Software desain
 Perangkat Lunak konstruksi
 Pengujian perangkat lunak
 Pemeliharaan perangkat lunak
 Manajemen konfigurasi perangkat lunak
 Rekayasa perangkat lunak manajemen
 Proses rekayasa perangkat lunak
 Rekayasa perangkat lunak alat dan metode
 Perangkat Lunak kualitas

Para SWEBOK juga mendefinisikan disiplin terkait dengan rekayasa perangkat lunak:
 Teknik komputer
 Ilmu komputer
 Manajemen
 Matematika
 Manajemen mutu
 Perangkat Lunak ergonomi ( Cognitive ergonomi )
 Sistem rekayasa


Sumber : http://ibisnisdotnet.blogspot.com/2007/12/mengenal-swebok-software-engineer

Senin, 07 Maret 2011

Web Science

Web Science merupakan inovasi baru yang di ciptakan oleh seorang bernama Tim Berners-Lee yang men-support dari berdirinya cabang ilmu ini. Tim Berners-Lee juga seorang penemu World Wide Web. Melihat perkembangan dari gerakan beberapa ilmuwan selama 3 tahun terakhir mengenaiWeb Science , workshop mereka di awal tahun ini, dan konferensi pertama Web Science di Athena, Yunani Maret 2009 yang dapat dilihat kristalisasinya dalam 3-4 tahun ke depan apakah semantic atau web 3.0 akan melahirkan studi tersendiri atau web science berhasil mengadopsinya sebagai bagian dari kajian mereka.Web science dipercaya banyak orang seperti pimpinan bisnis, pengusaha dan pembuat polis dari seluruh dunia.

Tujuan ini untuk mendisiplinkan pelatihan untuk belajar web di dunia dan menjelaskan isi dan tantangan itu akan membentuk penggunaan design masa depan. Tidak ada yang seperti web yang pernah ada sebelumnya. Ini adalah keberuntungan yang sangat baik sesuai dengan obligasi. Jika kita memastikan keuntungan web pada manusia, kita harus lakukan yang terbaik dahulu untuk mengerti itu.

Web Science merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari desentralisasi sistem Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. Sangat disadari bahwa World Wide Web adalah teknologi yang baru berusia beberapa tahun, di sisi lain Web adalah bukan dunia yang statis tetapi super dinamis. Mengacu kepada kondisi ini, maka kajian pada Web Science akan melibatkan multi disiplin.

Kelahiran Web Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0. Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi luar biasa. Pada saat ini, kita berada pada pergerakan dari Web 2.0 ke arah Web 3.0. Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0 masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arahread-write, sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan ‘manusia-manusia, manusia-mesin, dan mesin-mesin’.

Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, friendster dan sebagainya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit. Contoh sederhana, pada saat kita mencari sebuah informasi di search engine popular seperti Google, hasil pencarian yang sesuai dengan kebutuhan kita hanya 5% atau kurang dari daftar yang ditemukan pada Google.

Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian padaSemantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian tersebut sangat memperhatikan ‘budaya’ sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi.

Sumber:

http://aqil.tk/informations/web/web-science.html

Minggu, 28 November 2010

Dampak Perkembangan New Media bagi Sosial dan Bangsa

Kali ini saya akan menjelaskan tentang dampak positif dan negatif dari perkembangan new media bagi sosial dan bangsa. Seperti yang kita ketahui, perkembangan new media saat ini sudah sangat pesat di seluruh dunia, sehingga memiliki dampak positif dan negatif.
Untuk dampak positif, dapat kita ambil contoh misalnya situs jejaring sosial. Dampak positif yang dapak kita ambil dari situs jejaring sosial adalah memudahkan pengguna untuk dapat saling berinteraksi satu sama lain dari tempat yang berjauhan sekali pun. Contoh lain dapat kita lihat pada kegiatan belajar mengajar berbasis e-learning, misalnya v-class. Dengan ini, kita dapat dengan mudah belajar secara interaktif tanpa harus ke kampus, tapi bukan dijadikan alasan juga ya untuk tidak kuliah.hhehhehe...
Untuk dampak negaifnya, dapat kita lihat sekarang ini banyak sekali beredar situs-situs porno. Hal ini tentunya akan merusak moral bangsa, bukan? Contoh lain, pada situs jejaring sosial misalnya, banyak sekali para hacker iseng yang sering membobol fungsi pengamanan pada situs jejaring sosial. Selain itu, sering terjadi penyalahgunaan dari situs jejaring sosial tersebut. Lihat saja contohnya, baru-baru ini banyak tindak kriminal yang muncul dengan memanfaatkan situs jejaring sosial, salah satunya penculikan anak. Hal ini tentunya sangat disayangkan, mengingat situ jejaring sosial lebih banyak manfaatnya dibandingkan kekurangannya.

Selasa, 16 November 2010

PEMANFAATAN, KELEBIHAN DAN KEKURANGAN NEW MEDIA


Ketergantungan kehidupan manusia modern terhadap teknologi komunikasi dan informasi dari waktu ke waktu semakin meningkat. Masyarakat semakin lekat dan hampir tidak dapat dipisahkan dari aktivitas sosial berbasis pada penerapan teknologi internet & new media.

Sebelumnya, telah diulas mengenai apa itu new media dan contoh-contoh pengunaan dan penerapannya dalam dunia maya, salah satunya pada situs jejaring sosial.

Sampai saat ini,penggunaan situs-situs jejaring sosial berbasis new media semakin meningkat dan semakin beragam jenisnya. Sebut saja situs jejaring sosial yang sudah memiliki nama besar seperti Facebook, Twitter, Foursquare, LinkedIn, Plurk, Friendster, Windows Live, dan lain sebagainya. Hal ini tentu akan semakin memudahkan manusia modern untuk saling berinteraksi satu sama lain walau berbeda benua.

Saya tidak akan menjelaskan kelebihan dari beberapa situs jejaring sosial yang saya sebutkan di atas satu per satu , namun saya hanya akan membahas salah satu dari yang telah saya sebutkan. Kali ini saya akan membahas situs jejaring sosial Twitter.

Twitter adalah sebuah situs web yang dimiliki dan dioperasikan oleh Twitter Inc., yang menawarkan jaringan sosial berupa mikroblog sehingga memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan yang disebut tweets. Tweets adalah teks tulisan hingga 140 karakter yang ditampilkan pada halaman profil pengguna.

Tweets bisa dilihat secara luar, namun pengirim dapat membatasi pengiriman pesan ke daftar teman-teman mereka saja. Pengguna dapat melihat tweets penulis lain yang dikenal dengan sebutan pengikut.Semua pengguna dapat mengirim dan menerima tweets melalui situs Twitter, aplikasi eksternal yang kompatibel (telepon seluler), atau dengan pesan singkat (SMS) yang tersedia di negara-negara tertentu. Situs ini berbasis di San Bruno, California dekat San Francisco, di mana situs ini pertama kali dibuat. Twitter juga memiliki server dan kantor di San Antonio, Texas dan Boston, Massachusetts.Sejak dibentuk pada tahun 2006 oleh Jack Dorsey, Twitter telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia dan saat ini memiliki lebih dari 100 juta pengguna. Hal ini kadang-kadang digambarkan sebagai "SMS dari internet".

Beberapa kelebihan dari Twitter yang tidak dimiliki oleh situs jejaring lain adalah tampilannya yang cukup mudah untuk digunakan. Twitter memiliki menu yang khas, yang berbeda dengan situs jejaring sosial lainnya, seperti @Mention yang digunakan sebagai media interaksi dengan pengguna lain seperti halnya wall pada facebook. Fitur mention ini dapat kita gunakan dengan cara mengetik karakter “@” lalu username pengguna Twitter lain yang kita inginkan. Pesan yang kita tulis, akan masuk ke dalam pilihan @(username). Pesan mention ini dapat kita balas dengan pilihan Reply atau Retweet. Bila kita memilih reply, maka pesan sebelumnya tidak akan disisipkan ke dalam pesan balasan, sedangkan jika kita memilih Retweet, maka pesan balasan kita akan diikuti oleh pesan sebelumnya, biasanya diikuti dengan karakter “RT”.

Contoh :

“Kabar baik nih, lo sendiri gimana kabarnya? RT @monalisa: @mr_terra hey ter, apa kabar?”

Selain dapat digunakan sebagai pembalas pesan, menu Retweet juga dapat digunakan untuk merepost status yang telah di posting oleh pengguna lainnya.

Selain itu, Twitter memiliki fitur Trending Topics, yaitu suatu fitur untuk menampilkan topik-topik yang sedang hangat dibicarakan oleh orang-orang di seluruh dunia. Hal ini tentunya sangat berguna bagi mereka yang tak ingin dibilang ketinggalan informasi, sehingga sesibuk apapun, kita dapat mengetahui topik apa saja yang sedang hangat dibicarakan.

Selain itu, ada juga fitur Direct Messages, yaitu suatu fitur untuk mengirimkan pesan pribadi yang isi pesannya hanya dapat dilihat oleh si pengirim dan penerima pesan.

Following dan Followers. Fitur Following digunakan untuk mengetahui siapa saja yang telah kita tambahkan sebagai teman, sedangkan Followers digunakan untuk mengetahui siapa saja yang menambahkan kita sebagai teman.

Beberapa kelebihan lain selain menu-menu khas yang telah disediakan, Twitter juga sudah didukung oleh beragam aplikasi-aplikasi pihak ketiga untuk dapat diakses lebih cepat, bervariasi, dan lebih murah. Beberapa aplikasi pihak ketiga berbasis web diantaranya ada Dabr, Mobile Tweete, Tuitwit, NgübertwitterTM, Flusher, Kanvaso, Hootsuite, Twitscoop, Bukan Blackerry©, Twitterfeed, dan lain-lain. Ada juga aplikasi pihak ketiga barbasis software desktop seperti Tweetdeck dan Digsby. Untuk aplikasi pihak ketiga berbasis aplikasi mobile (ponsel) kita dapat menggunakan beragam aplikasi menarik seperti Übertwitter, Twitter for Blackberry, Twitter for iPhone, Seesmic, Echofon, Twittix, Twibble, Mobile Twitter, Twim, Gravity, Nimbuzz, MXit, PavoMe, Snaptu, Tweets60, Jigtwit, dan lain-lain.

Twitter juga dapat dihubungkan dengan media jejaring sosial lainnya seperti Facebook, Foursquare, Koprol, Reverbnation, Youtube, dan lain-lain.

Selain itu, kita juga dapat berbagi foto dengan pengguna lain dengan cara menguploadnya ke Plixi, Twitpic, Tweetphoto, YFrog, Flickr dan lain-lain.

Selain kelebihan-kelebihan di atas, Twitter juga memiliki kekurangan-kekurangan. Diantaranya sistem keamanan yang kurang dari sistem Twitter itu sendiri, sehinnga mengakibatkan akun Twitter dapat diambil alih oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, Twitter masih belum mendukung aplikasi chat seperti facebook & belum mendukung update status dengan karakter panjang. Seperti yang telah dijelaskan di atas, Twitter membatasi penulisan hingga 140 karakter sehingga dapat digambarkan sebagai SMS dari internet.

Senin, 25 Oktober 2010

Kritik dan Saran menyangkut Fasilitas Internet Universitas Gunadarma

Menurut saya, fasilitas internet di Universitas Gunadarma sudah cukup memadai dengan adanya layanan I-Lounge dan area Hot Spot. Namun, masih perlu di perhatikan tentang koneksinya.
Mengenai I-Lounge, mengapa hanya dibatasi sampai 20 menit saja?
Akan lebih baik apabila waktu akses i-Lounge diperpanjang misalnya 1 jam.
Dengan diperpanjangnya lama akses i-Lounge, diharapkan mahasiswa Gunadarma bisa betah di kampus lebih lama.
Mengenai fasilitas Wi-Fi, menurut saya sudah cukup baik, namun mengapa tidak semua sinyal Wi-Fi di Universitas Gunadarma yang tertangkap oleh perangkat Wi-Fi lainnya seperti Laptop, Handphone dapat di akses seluruhnya?
Hanya beberapa sinyal wi-fi yang dapat diakses & digunakan untuk browsing.
Kadang tersambung, namun tidak dapat digunakan untuk browsing internet.
Terkadang indikator sinyal wi-fi kuat, namun ternyata tidak dapat mengakses web.
Sungguh disayangkan